Inteljen Korsel Bentuk Tim Tanggap Darurat, Pantau Eskalasi Timur Tengah

Kantor Badan Inteljen Korea Selatan (NIS)

Seoul, Selasa 03 Maret 2026-VNNMedia- Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan resmi meluncurkan tim tanggap darurat 24 jam untuk memantau situasi di Timur Tengah yang kian memanas pascaserangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran

Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan dan proses evakuasi warga negara dari wilayah konflik dapat berjalan dengan aman, sebagaimana disampaikan oleh para pejabat pada hari Selasa (3/3)

Dalam menjalankan fungsinya, NIS bekerja sama erat dengan badan intelijen dari negara-negara mitra untuk melakukan pemantauan kolektif. Ketegangan di kawasan tersebut meningkat drastis setelah serangan terbaru yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, yang kemudian memicu serangkaian serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah

Selain fokus pada perlindungan warga, NIS juga secara cermat mengawasi potensi risiko pada rantai pasok global. Informasi relevan terus dipasok ke lembaga pemerintah terkait, mencakup tinjauan kondisi terkini di sektor energi, logistik, industri pertahanan, hingga pembuatan kapal, terutama setelah penutupan jalur vital Selat Hormuz yang berdampak pada distribusi dunia

Sebagai langkah konkret sejak serangan hari Sabtu lalu, NIS telah membentuk gugus tugas khusus yang dipimpin langsung oleh direkturnya. Gugus tugas ini diinstruksikan untuk mengadakan pertemuan penilaian situasi darurat setiap hari guna merespons dinamika geopolitik yang terus berubah dengan cepat

sumber: Yonhap

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News