
New Delhi, Minggu 22 Februari 2026-VNNMedia- Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI) yang berorientasi pada kepentingan publik dan pembangunan sosial
Melansir dari laman Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), visi ini disampaikan dalam ajang India AI Impact Summit 2026 yang digelar di New Delhi, India, Kamis (19/2). Dalam forum tingkat tinggi tersebut, Indonesia bersanding dengan negara-negara Global South lainnya, seperti Togo dan Mesir.
Partisipasi ini menandai pergeseran penting dalam peta teknologi global di mana negara berkembang kini tak lagi sekadar menjadi konsumen, melainkan aktor aktif yang menentukan arah pengembangan AI dunia.
Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria, mengungkapkan bahwa dampak AI secara global saat ini masih berada di level enam dari sepuluh. Ia menekankan bahwa tantangan terbesar ke depan bukanlah adu kecanggihan teknologi, melainkan bagaimana AI mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di sektor kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi lokal
Transformasi digital menurutnya tidak cukup berhenti pada penyediaan infrastruktur, namun yang dibutuhkan adalah akses yang bermakna sehingga teknologi benar-benar menjadi solusi bagi kehidupan masyarakat.
Diskusi tersebut juga menyoroti berbagai perspektif dari negara berkembang lainnya. Togo menekankan pentingnya kapasitas talenta digital dan kesiapan institusi publik, sementara Mesir menyoroti perlunya keseimbangan antara inovasi teknologi dengan kedaulatan data nasional
Indonesia sendiri berbagi pengalaman mengelola konektivitas di negara kepulauan, di mana fokus pembangunan kini bergeser dari perluasan sinyal menuju peningkatan kualitas pemanfaatan AI untuk layanan publik.
Melalui pertemuan ini, Indonesia memperkuat posisinya sebagai negara penghubung yang menjembatani berbagai kepentingan global dalam tata kelola teknologi masa depan. Para delegasi sepakat bahwa AI harus dikelola sebagai public good, yakni teknologi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat keadilan digital
Kehadiran Indonesia, Togo, dan Mesir di panggung internasional ini membuktikan bahwa masa depan AI kini turut dirumuskan oleh negara-negara berkembang. Bagi Indonesia, tolok ukur keberhasilan teknologi AI pada akhirnya tetap kembali pada satu hal, yaitu sejauh mana ia mampu meningkatkan kualitas hidup manusia di seluruh lapisan masyarakat
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News