Indonesia–Pakistan Perkuat Kemitraan Strategis

JAKARTA, 14 FEBRUARI 2026 – VNNMedia — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan delegasi Republik Islam Pakistan di Istana Merdeka, Kamis (12/2/2026). Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kemitraan strategis di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, ekonomi, hingga kerja sama multilateral.

Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menekankan eratnya hubungan historis Indonesia dan Pakistan yang telah terjalin bahkan sebelum kemerdekaan masing-masing negara. Menurutnya, fondasi persaudaraan tersebut menjadi modal kuat bagi penguatan hubungan bilateral saat ini.

Zahid menyebut hubungan kedua negara menunjukkan akselerasi signifikan dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan pada Januari lalu. Kunjungan tersebut dinilai menjadi titik balik penting dalam relasi bilateral yang selama ini sudah berjalan baik.

Intensitas pertukaran kunjungan pejabat tinggi juga terus meningkat. Sejumlah menteri Indonesia tercatat melakukan lawatan ke Pakistan, sementara pejabat Pakistan juga aktif berkunjung ke Jakarta. Dalam waktu dekat, kedua negara dijadwalkan kembali menggelar pertemuan tingkat tinggi.

Dalam konteks geopolitik dunia Islam, Zahid menilai kolaborasi Indonesia dan Pakistan memiliki bobot strategis karena mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim global.

Di sektor pertahanan, kerja sama kedua negara dinilai solid, termasuk pelatihan perwira TNI oleh Pakistan, dan akan terus diperluas.

Selain itu, Pakistan menyampaikan harapan besar terhadap peran Indonesia dalam Developing Eight (D8). Pakistan menyatakan kesiapan penuh mendukung penyelenggaraan KTT D8 mendatang di Indonesia serta penguatan peran D8 sebagai forum kerja sama negara-negara berkembang.

Pertemuan ini menegaskan posisi Indonesia–Pakistan sebagai mitra strategis yang kian solid di tengah dinamika regional dan global.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News