
London, Rabu 06 Agustus 2025-VNNMedia- Otoritas Standar Periklanan (ASA) Inggris telah melarang dua iklan dari merek fesyen ternama, Zara, karena menampilkan model yang dianggap “sangat kurus.” Keputusan ini diambil setelah pengawas periklanan menilai bahwa iklan tersebut tidak bertanggung jawab
Melansir BBC, salah satu iklan yang dilarang menampilkan model yang mengenakan gaun pendek. ASA menilai bayangan yang digunakan membuat kaki model terlihat “sangat kurus” dan posisi lengannya dinilai “tidak proporsional.” Iklan lainnya yang menampilkan kemeja juga dilarang karena pose model membuat tulang selangka yang “menonjol” menjadi fitur utama dalam gambar
Meskipun Zara telah menghapus iklan tersebut dan menyatakan bahwa model-model yang bersangkutan memiliki sertifikasi medis yang membuktikan mereka dalam keadaan sehat, ASA tetap memutuskan bahwa iklan tersebut tidak boleh muncul lagi dalam bentuknya yang sekarang. ASA juga meminta Zara untuk memastikan semua gambar mereka “disiapkan secara bertanggung jawab” di masa depan
Dalam pembelaannya, Zara menyatakan tidak ada modifikasi gambar selain “perubahan pencahayaan dan pewarnaan yang sangat kecil.” Mereka juga mengklaim telah mematuhi rekomendasi dari laporan Fashioning a Healthy Future tahun 2007, yang mengharuskan model untuk menyertakan surat keterangan dokter yang membuktikan kesehatan mereka
Larangan ini bukan yang pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, iklan dari pengecer lain seperti Marks & Spencer dan Next juga dilarang karena alasan serupa. Keputusan ASA ini memicu perdebatan publik, termasuk pertanyaan dari pembaca BBC mengenai mengapa iklan yang menampilkan model dengan berat badan berlebih tidak dilarang
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News