
Washington DC, Jumat 27 Februari 2026-VNNMedia- Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui aktivitas kriminal yang dilakukan oleh Jeffrey Epstein dan rekannya, Ghislaine Maxwell
Hal tersebut disampaikannya dalam kesaksian tertutup selama enam jam di hadapan Komite Pengawasan DPR AS yang menyelidiki jaringan mendiang pelaku kejahatan seksual tersebut
Dalam pernyataannya, Hillary menekankan bahwa ia tidak pernah bertemu Epstein, tidak pernah menggunakan pesawat pribadinya, maupun mengunjungi properti miliknya
Ia justru mendesak para anggota parlemen untuk memanggil mantan Presiden Donald Trump guna memberikan kesaksian di bawah sumpah terkait hubungan masa lalunya dengan Epstein.
“Saya ingin melihat kebenaran terungkap,” ujar Hillary kepada wartawan setelah sesi deposisi. Ia juga menyatakan kekecewaannya karena kesaksian tersebut tidak dilakukan secara terbuka untuk publik demi menghindari distorsi informasi.
Insiden Kebocoran Foto dan Kritik Terhadap Prosedur
Jalannya persidangan pada hari Kamis sempat terhenti secara tiba-tiba akibat insiden kebocoran foto dari dalam ruang sidang tertutup. Anggota Kongres dari Partai Republik, Lauren Boebert, dituduh melanggar aturan karena mengambil dan menyebarkan foto Hillary Clinton saat sesi berlangsung
Hal ini memicu kecaman keras dari anggota Partai Demokrat yang menyebut tindakan tersebut sebagai upaya politisasi dan “pertunjukan badut” yang tidak serius dalam mencari kebenaran.
Anggota Kongres Robert Garcia dari Partai Demokrat mendesak agar transkrip lengkap kesaksian Hillary segera dirilis dalam waktu 24 jam agar publik mendapatkan informasi yang akurat dan transparan
Bill Clinton Dijadwalkan Bersaksi
Menyusul istrinya, mantan Presiden Bill Clinton dijadwalkan memberikan kesaksian pada hari Jumat. Kehadiran Bill Clinton ini akan menjadi momen bersejarah, menandai pertama kalinya seorang mantan presiden AS bersaksi di hadapan panel kongres sejak Gerald Ford pada tahun 1983
Sebelumnya, pasangan Clinton sempat menolak panggilan pengadilan tersebut dengan alasan motivasi politik. Namun, mereka akhirnya setuju untuk bersaksi guna menghindari potensi tuntutan penghinaan terhadap Kongres (contempt of Congress)
Bill Clinton sendiri telah menyatakan penyesalannya di masa lalu atas hubungannya dengan Epstein, yang ia klaim hanya sebatas pekerjaan amal dan telah diputuskan sejak dua dekade lalu
Ketua Komite, James Comer, menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya bipartisan untuk menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, terlepas dari status mereka sebagai tokoh politik papan atas
sumber: bbc
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News