
Bahrain, Kamis 19 Maret 2026-VNNMedia- Penyelenggara balapan mobil Formula One (F1), FIA/Fédération Internationale de l’Automobile, memutuskan membatalkan seri GP Bahrain (12 April) dan GP Arab Saudi (19 April), imbas perang AS-Israel melawan Iran yang semakin meluas
Dilansir dari Antara, Presiden FIA Mohamed Ben Sulayem mengatakan faktor keamanan dan keselamatan menjadi prioritasnya. “Bahrain dan Arab Saudi sangat penting bagi ekosistem musim balap kami, dan saya berharap untuk kembali keduanya segera setelah situasi mengizinkan,” kata Mohamed Ben Sulayem
“Terima kasih tulus kepada promotor, mitra kami, dan kolega kami di seluruh kejuaraan atas pendekatan kolaboratif dan konstruktif yang telah menyebabkan keputusan ini,” tambahnya
Sementara CEO F1, Stefano Domenicalli, dalam keterangan resminya mengatakan bahwa pembatalan dua seri di Timur Tengah merupakan keputusan yang tepat di tengah kondisi kawasan yang tidak kondusif
“Meskipun ini adalah keputusan yang sulit untuk diambil, sayangnya ini adalah keputusan yang benar pada tahap ini mengingat situasi saat ini di Timur Tengah,” ujar Domenecalli dalam sebuah pernyataan
“Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada FIA serta promosi kami yang luar biasa atas dukungan dan pengertian mereka secara total karena mereka menantikan kedatangan kami dengan energi dan gairah mereka. Kami tidak sabar untuk kembali bersama mereka secepatnya setelah situasi mengizinkan kami melakukannya,” pungkasnya
Keputusan pembatalan ini turut menyertakan kompetisi Formula 2, Formula 3, dan F1 Academy. Pihak penyelenggara memastikan tidak akan ada balapan tambahan untuk mengisi kekosongan jadwal yang ditinggalkan oleh GP Bahrain dan GP Saudi
Kalender balap akan langsung beralih ke GP Jepang pada 29 Maret, yang kemudian disusul oleh GP Miami pada 1 Mei mendatang
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News