
SURABAYA, 27 JANUARI 2026 – VNNmedia – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan proyek pembangunan Radial Road Lontar di Surabaya Barat akan tuntas pada Maret 2026. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyelesaikan pengaspalan di dua sisi ruas jalan tersebut.
Eri menjelaskan, selain pengaspalan, Pemkot Surabaya juga telah menuntaskan proses pembebasan lahan di bagian tengah Radial Road Lontar pada Desember 2025. Lahan tersebut sebelumnya menjadi salah satu kendala utama penyelesaian proyek.
“Ketika bertemu di tengah, terdapat tanah milik Kementerian Agama. Proses pembebasan lahannya dilakukan oleh pengusaha yang memiliki lahan di belakangnya, kemudian dikoordinasikan dengan Kemenag dan kini sudah selesai. Jadi tinggal pengerjaan di bagian tengahnya,” ujar Eri.
Setelah pembebasan lahan rampung, tahapan berikutnya adalah pembangunan jembatan yang melintas di atas bozem besar di kawasan tersebut. Menurut Eri, keberadaan bozem tetap dipertahankan karena memiliki fungsi penting dalam pengendalian banjir di wilayah Lontar.
“Nanti jalannya berada di atas bozem. Jadi tetap ada fungsi jalan sekaligus bozemnya tetap berfungsi untuk mencegah banjir,” jelas wali kota yang akrab disapa Cak Eri.
Ia menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi, termasuk pembangunan jembatan dan penataan kawasan sekitar bozem, dapat diselesaikan pada Maret 2026. Dengan begitu, Radial Road Lontar ditargetkan sudah bisa dilalui kendaraan mulai April 2026.
Cak Eri mengakui, proyek ini seharusnya rampung pada akhir 2025. Namun, proses tukar guling lahan milik Kementerian Agama yang baru selesai pada Desember 2025 membuat penyelesaian proyek mundur ke tahun ini.
“Harusnya akhir tahun kemarin sudah selesai. Karena proses pembebasan lahan Kemenag baru tuntas Desember, maka pengerjaan berlanjut tahun ini. Insyaallah tahun ini selesai,” pungkasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News