
SURABAYA, 14 MARET 2026 – VNNMedia – Menjelang libur Lebaran 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya memastikan seluruh personel tetap siaga untuk mengantisipasi berbagai potensi kedaruratan.
Meski banyak warga mudik, layanan pemadam kebakaran di Surabaya dipastikan tetap beroperasi normal.
Kepala DPKP Surabaya Laksita Rini Sevriani menegaskan seluruh petugas tetap bertugas seperti biasa selama periode libur Lebaran guna memastikan respons cepat jika terjadi insiden di tengah masyarakat.
Menurutnya, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 112 apabila menghadapi kondisi kebakaran maupun situasi darurat lainnya. “Damkar Surabaya tetap siaga selama libur Lebaran. Jika terjadi kondisi kedaruratan, masyarakat bisa menghubungi layanan 112 dan petugas akan langsung menuju lokasi,” ujar Laksita Rini, Jumat (13/3/2026).
Selain memastikan kesiapsiagaan petugas, DPKP juga mengimbau masyarakat yang hendak mudik agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.
Salah satu langkah penting yang perlu diperhatikan adalah memeriksa instalasi listrik di rumah. Perangkat elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari sumber listrik untuk menghindari risiko korsleting.
Ia juga menyarankan agar lampu yang dinyalakan cukup lampu teras saja, atau menggunakan lampu otomatis yang dapat menyala saat malam hari.
Selain instalasi listrik, warga juga diminta memastikan keamanan instalasi gas. Tabung LPG sebaiknya dilepas sebelum rumah ditinggalkan untuk mencegah potensi kebocoran yang dapat memicu kebakaran.
Hal serupa juga berlaku untuk jaringan gas rumah tangga seperti milik Perusahaan Gas Negara yang disarankan dimatikan sementara selama rumah kosong.
Menurut Laksita, evaluasi beberapa tahun terakhir menunjukkan kebakaran saat musim mudik sering dipicu oleh kelalaian penghuni rumah, seperti lupa mematikan instalasi listrik atau tidak melepas tabung LPG.
Selain itu, rumah yang kosong juga berpotensi mengalami gangguan tak terduga, termasuk dari hewan seperti tikus yang dapat merusak atau menyenggol kabel listrik.
Di sisi lain, Damkar Surabaya juga tetap siap menangani berbagai kondisi darurat lainnya, mulai dari evakuasi hingga operasi penyelamatan yang membutuhkan bantuan petugas.
Ia berharap masyarakat dapat melakukan persiapan dengan baik sebelum mudik sehingga rumah yang ditinggalkan tetap aman.
“Kami berharap warga bisa mudik dengan tenang dan berkumpul bersama keluarga tanpa harus khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan,” katanya.
DPKP Surabaya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain petasan secara sembarangan, terutama bagi anak-anak. Selain berbahaya, petasan juga berpotensi memicu kebakaran jika digunakan tanpa pengawasan.
Penggunaan kembang api pun diminta dilakukan secara hati-hati karena arah jatuhnya tidak selalu dapat diprediksi.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News