Cuaca Ekstrem, DLH Surabaya Perketat Pengawasan dan Perantingan Pohon

SURABAYA, 4 MARET 2026 – VNNMedia — Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya bergerak cepat mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Maret 2026.

Selain fokus menangani genangan air, DLH memperketat pengawasan dan perantingan pohon di titik-titik rawan guna mencegah risiko pohon tumbang.

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto mengatakan, pihaknya telah membagi tim ke dalam tujuh rayon taman yang tersebar di seluruh wilayah Kota Surabaya. Langkah ini dilakukan agar penanganan darurat, baik penyedotan genangan maupun evakuasi pohon tumbang, dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Tim sudah kami siagakan lengkap dengan peralatan. Saat hujan lebat, ada dua prioritas utama, jika terjadi genangan langsung disedot, dan bila ada pohon tumbang tim senso langsung turun ke lokasi,” ujar Dedik.

Ia menjelaskan, hujan deras disertai angin kencang pada Senin (2/3/2026) menyebabkan wilayah Surabaya Pusat dan Surabaya Timur menjadi kawasan paling terdampak. Sejumlah pohon trembesi berukuran besar tumbang di ruas Jalan Diponegoro hingga Jalan Tambaksari dan sempat mengganggu arus lalu lintas.

Meski terdapat laporan kendaraan roda empat tertimpa pohon, Dedik memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Proses evakuasi dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Sebagai langkah pencegahan, DLH Surabaya rutin melakukan perantingan pohon untuk mengurangi beban cabang agar tidak mudah roboh saat diterpa angin kencang. Kegiatan perantingan besar juga telah dilakukan di kawasan Injoko dengan dukungan kepolisian untuk pengamanan lalu lintas.

“Perantingan kami lakukan secara berkala, baik di jalan protokol maupun berdasarkan laporan warga. Namun saat hujan sudah turun, fokus kami pada penanganan darurat dan pembersihan pohon tumbang agar akses jalan tidak terganggu,” jelasnya.

Menyikapi prakiraan cuaca ekstrem pada 1–10 Maret 2026, DLH mengimbau warga Surabaya meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berkendara. Masyarakat diminta tidak berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat angin kencang.

“Jika warga melihat pohon yang tampak rapuh atau condong, segera laporkan ke DLH agar bisa kami cek dan tindaklanjuti,” tegas Dedik.

DLH Surabaya juga memprioritaskan penanganan pohon di jalan-jalan utama yang dapat dijangkau armada skywalker demi keselamatan petugas dan efisiensi waktu. Pemkot Surabaya memastikan kesiapsiagaan penuh untuk meminimalkan risiko selama periode cuaca ekstrem.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News