Mengenal Cicada: Varian Baru Covid-19 yang Melanda Kota-Kota di AS

Jakarta, Rabu 01 April 2026-VNNMedia- Varian baru Covid-19 dengan kode BA.3.2 bernama Cicada dilaporkan tengah mewabah di beberapa kota di Amerika Serikat (AS)

Melansir Bloomberg Technoz, berdasarkan penjelasan epidemiolog Dicky Budiman, varian Cicada sejatinya sudah muncul sejak tahun 2024 namun belum menjadi strain yang dominan

Ia mengonfirmasi bahwa Cicada merupakan mutasi turunan dari Omicron, alih-alih varian baru yang berdiri sendiri. Memasuki tahun 2025, varian tersebut kembali muncul dan mulai mewabah di berbagai belahan dunia

“Dalam epidemiologi, virus ini ada tetapi level rendah dan tidak terdeteksi begitu luas kemudian bergeser. Sudah terdeteksi di 23 negara, dan WHO masih mengklarifikasi varian ini under monitoring (pengawasan), sehingga belum terbuktu berbahaya, tetapi memiliki potensi epidemiologi yang signifikan,” ujar Dicky pada Rabu kemarin

Adapun varian ini dikatakan Dicky, mempunyai karakter khusus, diantaranya menghindari antibodi vaksin dan berisiko meningkatkan kemampuan transmisi antarmanusia. “Bukan yang mematikan, tetapi lebih licin secara imunologis,” jelasnya kemudian

Terkait gejala, Dicky mengungkap tanda-tanda terinfeksi Cicada tidak berbeda jauh dengan Omicron, yaitu sakit tenggorokan, demam, kelelahan, dan batuk kering. Meski varian tersebut hampir dipastikan tidak separah varian-varian di masa pandemi, namun Dicky mengingatkan agar masyarakat tetap waspada

“Walaupun bisa berdampak, tapi sekarang sudah memiliki imunitas. Hanya saja tetap memiliki potensi karena adanya faktor kelelahan, terutama kelompok rentan, orang yang memiliki komorbid dan imunitas serta ibu hamil,” pungkasnya

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News