
Beijing, Rabu 30 Juli 2025-VNNMedia- Pemerintah China kembali meluncurkan paket kebijakan untuk meningkatkan angka kelahiran. Kebijakan tersebut berupa pemberian insentif untuk anak berusia kurang dari tiga tahun
Insentif yang diberikan mencapai 3.600 yuan (US$502) untuk setiap anak per tahun dan berlaku surut mulai 1 Januari 2025, tanpa melihat apakah anak tersebut merupakan anak pertama, kedua maupun ketiga, dan diperkirakan akan menguntungkan lebih dari 20 juta keluarga di China
Kebijakan untuk mendorong pasangan China mempunyai anak lebih banyak itu bukanlah pertama kalinya. Sebelumnya pemerintah juga telah memberikan keringanan pajak dan memperluas akses layanan penitipan anak yang lebih terjangkau
Diketahui populasi China mengalami penurunan selama tiga tahun berturut-turut. Angka kelahiran pada tahun 2024 mencapai 9,54 juta, anjlok hingga 50 persen sejak kebijakan satu anak dihapus untuk pertama kalinya pada tahun 2016
Sementara jumlah pernikahan pada 2024 mencapai 6,11 juta, turun drastis hingga 50 persen lebih sejak 2013 (13,74 juta)
Sebagai inforrmasi, China bersama Jepang dan Korea Selatan merupakan negara-negara dengan angka kelahiran terendah di dunia. Krisis angka kelahiran ini memiliki implikasi serius terhadap demografi, ekonomi, dan sosial di masing-masing negara
sumber: Bisnis.com
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News