Bupati Sumenep: TMMD Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur, Tapi Bangun Karakter dan Persatuan

SUMENEP, 11 Februari 2026 – VNNMedia – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), mampu memupuk dan menumbuhkembangkan semangat gotong royong dalam kehidupan masyarakat.

Program TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, namun membangun karakter dan semangat persatuan masyarakat, sehingga kehadiran TNI di tengah masyarakat mempererat hubungan emosional dan rasa kebersamaan.

“Kami mengharapkan semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD, harus terus dijaga dan dilestarikan setelah program berakhir,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Upacara Pembukaan TMMD ke-127 tahun 2026 di Kabupaten Sumenep, bertempat di Lapangan Desa Banasare Kecamatan Rubaru, Selasa (10/02/2026).

Pihaknya optimis semangat kemanunggalan TNI, pemerintah dan rakyat, program TMMD  menjadi salah satu motor penggerak pembangunan desa, karena kegiatannya upaya pemerataan pembangunan wilayah pedesaan.

“Berbagai kegiatan yang dilaksanakan TMMD, merupakan wujud nyata upaya percepatan dan pemerataan pembangunan desa, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia masyarakat,” jelasnya.

Bupati Sumenep menyatakan, masyarakat hendaknya menjaga dan merawat hasil pembangunan, mengingat pembangunannya membutuhkan partisipasi aktif warga, agar berbagai fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun memberikan manfaat secara optimal.

“Yang jelas, pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan saja, namun sejauh mana masyarakat mampu memelihara dan memanfaatkannya dengan baik, supaya program itu berhasil dan mencapai target,” tandas Bupati.

Sementara Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono SE, M.Han mengatakan, TMMD ke-127 di Desa Mandala Kecamatan Rubaru sebagai lokasi pelaksanaan programnya, berdasarkan pada hasil pemetaan wilayah, pendataan Babinsa, serta aspirasi masyarakat.

Sasaran kegiatan fisik antara lain, pengaspalan, pembangunan MWK dan Tandon, Pemasangan Paving Stone, Pemasangan Keramik, Pemasangan Kanopi Masjid, dan Pembuatan Plengsengan atau Tembok Penahan Tanah (TPT). 

Sedangkan nonfisik adalah Penyuluhan Wasbang, Penyuluhan Rekrutmen TNI, Penyuluhan Bahaya Narkoba, Penyuluhan Sanksi Hukum, Penyuluhan Pencegahan Tengkes (Stunting), Penyuluhan Pentingnya KB Kesehatan, Penyuluhan Budidaya Ikan, Penyuluhan Pertanian, Penyuluhan Tertib Lingkungnan dan Penyuluhan Penghijauan.

Di samping itu, ada sasaran fisik tambahan program unggulan Kasad, yaitu pembangunan 5 unit MCK, pembangunan 5 unit RTLH untuk masyarakat kurang mampu dan pengeboran 5 unit.

“Selain itu, sasaran nonfisik tambahan yang merupakan program unggulan Kasad, yakni  penanaman atau penghijauan 1000 pohon mangrove, ketahanan pangan 1 hektar, 100 paket makanan tambahan penderita tengkes (stunting), pembersihan fasilitas umum, pemberian sembako, pengobatan gratis, donor darah, dan pengurusan data capil,” pungkas Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono SE, M.Han. 

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia