
Los Angeles, Rabu 11 Februari 2026-VNNMedia- Ikon pop dunia, Britney Spears, dilaporkan telah menjual seluruh hak katalog musiknya kepada penerbit independen Primary Wave
Melansir laporan BBC, kesepakatan yang terjadi pada 30 Desember tersebut diperkirakan bernilai sekitar US$200 juta
Langkah besar ini mencakup hak atas sembilan album studio dan lagu-lagu hits legendaris seperti “…Baby One More Time”, “Toxic”, hingga “Gimme More” yang telah terjual lebih dari 150 juta kopi di seluruh dunia
Penjualan ini memperkuat spekulasi mengenai masa depan karier musik Spears, mengingat pada Januari 2024 ia sempat menyatakan tidak akan pernah kembali ke industri musik
Dengan akuisisi ini, Spears bergabung dengan deretan musisi papan atas seperti Bruce Springsteen, Justin Bieber, dan Shakira yang juga telah menjual aset musik mereka
Primary Wave sendiri dikenal sebagai pemain besar yang mengelola warisan musik tokoh ikonik seperti Prince, Whitney Houston, dan Kurt Cobain
Keputusan strategis ini diambil setelah beberapa tahun yang penuh gejolak bagi Spears, menyusul berakhirnya masa perwalian (conservatorship) selama 13 tahun pada 2021 yang sebelumnya mengontrol penuh kehidupan finansial dan pribadinya
Meskipun pihak Primary Wave dan perwakilan Spears belum memberikan komentar resmi, langkah ini dinilai sebagai babak baru bagi sang bintang yang belakangan lebih fokus pada kehidupan pribadi dan kesuksesan memoarnya, “The Woman in Me”
sumber: bbc
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News