Brand Mewah Ramai-Ramai Perbanyak Gerai Meski Penjualan Menurun

Paris, Selasa 24 Maret 2026-VNNMedia- Sejumlah rumah mode mewah ramai-ramai membuka banyak gerai di berbagai pertokoan mewah dan populer di sejumlah kota besar di Eropa, meski penjualan melambat

Melansir Bloomberg Technoz, menurut Cusshman & Wakefield Ltd., pembukaan gerai baru di Eropa mengalami kenaikan hingga 13%, dimana hampir sepertiganya didominasi oleh merek-merek luxury milik LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton SE, Kering SA, dan Compagnie Financiere Richemont SA

Konsultan properti Cusshman & Wakefield mengungkap fenomena tersebut disebabkan akan keyakinan peritel bahwa keberadaan toko fisik menjadi sangat penting untuk menarik konsumen di tengah tekanan ekonomi global yang berpengaruh pada penjualan setelah kenaikan signifikan pasca pandemi

“Toko fisik justru menjadi semakin strategis, bukan sebaliknya,” jelas Kepala Riset EMEA Cusshman & Wakefield, Sally Bruer

Data perusahaan mencatat bahwa sebanyak 96 gerai baru dibuka tahun 2025, meningkat dari tahun sebelumnya, tapi belum melampaui tahun 2023 dengan 107 toko

Meski produk fashion dan aksesori mewah berkontribusi sekitar separuh dari pembukaan gerai baru, namun ekspansi dilakukan merek parfum mewah yang tentunya harganya lebih terjangkau

“Kami melihat enam toko parfum mewah dibuka di tahun ini, semuanya di Paris,” ujar Bruer

Berdasarkan laporan tersebut, tarif sewa di lokasi strategis melonjak 3,5% sepanjang tahun lalu akibat minimnya ketersediaan ruang. “Permintaan sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda melemah tahun ini,” ungkap Kepala Ritel Pusat London Cusshman & Wakefield, Duncan Gilliard

“Jika volume transaksi menurun, hal itu lebih disebabkan oleh ketersediaan lokasi yang sangat terbatas, bukan karena permintaan yang melemah,” pungkasnya

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News