
Teheran, Minggu 15 Maret 2026-VNNMedia- Iran mempersilahkan kapal dari negara-negara non-sekutu AS untuk melintasi Selat Hormuz yang tengah mereka blokade dalam peperangan melawan Amerika Serikat dan Israel
“Selat Hormuz terbuka. Selat ini hanya ditutup untuk kapal tanker dan kapal milik musuh-musuh kita, untuk mereka yang menyerang kami dan sekutu mereka. Yang lain bebas melintas,” kata Menlu Iran Abbas Araghchi pada hari Sabtu (14/3) kepada salah satu media
Ia menambahkan, Iran tidak memiliki keterkaitan dengan kekhawatiran negara-negara luar terhadap isu keamanan pelayaran di sana
Senada dengan Araghchi, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengatakan bahwa Selat Hormuz tidak ditutup, tetap dibuka bagi negara-negara yang tidak ikut ambil bagian dalam serangan AS-Israel ke negaranya, serta mematuhi aturan melintas di Selat Hormuz terutama saat perang
“Tentu negara-negara yang tidak bekerja sama dengan pihak musuh, dan mereka yang mematuhi protokol lalu lintas protokol dari Selat Hormuz, khususnya pada saat perang, mereka bisa melewati Selat Hormuz,” tegas Boroujerdi di Jakarta kemarin dengan mencontohkan dua kapal indonesia, PIS Paragon dan PIS Rinjani (keduanya milik Pertamina), yang diizinkan melintasi Selat Hormuz
“Jika ini tidak aman bagi kami, maka tidak aman bagi semuanya. Protokol lalu lintas di Selat Hohrmuz pada saat perang mengizinkan (kapal-kapal) lewat,” pungkas Boroujerdi
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News