Bill Gates Siap Bersaksi di Kongres Terkait Skandal Epstein

Washington DC, Rabu 08 April 2026-VNNMedia- Pendiri Microsoft, Bill Gates, dijadwalkan memberikan kesaksian di hadapan Komite Pengawasan DPR Amerika Serikat pada 10 Juni mendatang

Kesaksian ini berkaitan dengan penyelidikan berkelanjutan terhadap aktivitas mendiang terpidana kejahatan seksual, Jeffrey Epstein

Seorang juru bicara Gates menyatakan bahwa miliarder tersebut akan bersikap kooperatif dan berharap dapat menjawab seluruh pertanyaan komite guna mendukung proses investigasi

Hingga saat ini, Gates tidak pernah dituduh melakukan pelanggaran hukum oleh korban Epstein, dan kemunculan namanya dalam berkas investigasi tidak menunjukkan adanya aktivitas kriminal

Rincian mengenai komunikasi antara keduanya mulai terungkap setelah Departemen Kehakiman merilis lebih dari tiga juta dokumen awal tahun ini

Hal ini merupakan tindak lanjut dari undang-undang yang ditandatangani oleh Donald Trump pada November lalu, yang mewajibkan transparansi penuh atas seluruh materi penyelidikan kasus Epstein.

Dalam berbagai kesempatan, Gates telah menyatakan penyesalannya. Melalui wawancara dan pernyataan resmi dari Gates Foundation, ia mengakui bahwa interaksinya dengan Epstein merupakan sebuah kesalahan penilaian yang serius

Gates menegaskan bahwa pertemuan mereka terbatas pada jamuan makan malam dan ia tidak pernah mengunjungi pulau pribadi milik Epstein maupun terlibat dalam aktivitas ilegal lainnya.

Berdasarkan laporan Wall Street Journal, Gates juga sempat meminta maaf kepada staf yayasannya terkait hubungan di masa lalu yang sempat diketahui oleh Epstein. Meski demikian, ia menegaskan tidak pernah melihat atau melakukan sesuatu yang melanggar hukum selama berinteraksi dengan pengusaha tersebut.

Sidang pada Juni mendatang menempatkan Gates sebagai tokoh publik terbaru yang dipanggil oleh Kongres. Sebelumnya, tokoh besar seperti Bill dan Hillary Clinton telah memberikan kesaksian pada Februari lalu, sementara Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan mantan Jaksa Agung Pam Bondi diperkirakan akan menyusul dalam waktu dekat

sumber: bbc

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News