Balon Udara Liar Ancam Listrik, PLN dan Aparat Gelar Operasi di Blitar

BLITAR, 25 MARET 2026 – VNNMedia – PLN (Perusahaan Listrik Negara) bersama TNI dan Polri menggelar operasi penertiban balon udara liar di wilayah Kabupaten Blitar. Dalam operasi tersebut, enam balon udara yang dilengkapi petasan berhasil diamankan.

Operasi gabungan ini dilakukan Sabtu (21/3/2026) di kawasan Blitar bagian barat yang masuk zona rawan penerbangan balon udara. Tim gabungan dari PLN UPT Madiun, ULTG Kediri, serta aparat kepolisian setempat menyisir area jaringan listrik sejak pagi hari.

Fokus pengamanan berada di jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV Tulungagung–Trenggalek, terutama pada titik antara tower T.56 hingga T.57 yang dinilai rawan gangguan.

Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi risiko gangguan listrik akibat balon udara liar, seperti gangguan jaringan hingga pemadaman listrik.

Selain melakukan penertiban, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya menerbangkan balon udara, terutama yang disertai petasan.

Dari hasil operasi, sebanyak enam balon udara berikut petasan berhasil diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Perwakilan tim HSSE PLN UPT Madiun menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, juga mengingatkan masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara liar. Ia menegaskan bahwa aktivitas tersebut tidak hanya berbahaya bagi jaringan listrik, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa.

PLN berharap masyarakat dapat lebih sadar dan turut menjaga keamanan lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas yang berisiko terhadap infrastruktur kelistrikan.

Dengan operasi ini, PLN bersama aparat berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap aman dan andal, terutama di momen penting seperti Ramadan dan Lebaran.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News