
KARANGANYAR, 27 MARET 2026 – VNNMedia – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pasokan energi nasional tetap aman selama periode arus balik Lebaran 2026/1447 H. Kepastian ini disampaikan usai melakukan pemantauan langsung di sejumlah SPBU di Jawa Tengah.
Bahlil meninjau kondisi ketersediaan energi di SPBU Rest Area 519B Sragen dan SPBU Bolon, Karanganyar, Kamis (26/3/2026). Dari hasil pemantauan, pasokan bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga fasilitas pengisian kendaraan listrik (SPKLU) dipastikan dalam kondisi aman.
“Kami telah mengecek ketersediaan BBM, baik solar maupun bensin, termasuk SPKLU dan pembangkit listrik. Alhamdulillah, semua berjalan baik sejak 10 hari sebelum Lebaran hingga saat ini,” ujar Bahlil.
Ia menegaskan, pemerintah melalui Kementerian ESDM menjamin kebutuhan energi masyarakat selama masa mudik dan arus balik tetap terpenuhi. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalani momen Lebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan energi.
Selain itu, Bahlil juga menegaskan bahwa pemerintah terus menjaga stabilitas energi nasional di tengah dinamika global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah terhadap pasokan minyak dunia. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah aktif mencari sumber pasokan alternatif dan mengoptimalkan produksi energi dalam negeri.
Ia menyebut, pasokan solar nasional kini tidak lagi bergantung pada impor, sementara untuk bensin sekitar 50 persen masih dipenuhi dari luar negeri. Namun, pemerintah terus mencari alternatif sumber minyak mentah (crude) guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Di sisi lain, Bahlil mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ketersediaan energi dengan cara menggunakan secara bijak. Ia mengimbau agar konsumsi BBM dan LPG tidak berlebihan serta digunakan sesuai peruntukan.
“Gunakan energi secara bijak. Kalau memasak pakai LPG, jangan boros. SPBU juga bukan untuk kebutuhan industri, jadi mari kita jaga bersama,” tegasnya.
Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menjaga stabilitas energi nasional, khususnya selama periode arus balik Lebaran yang menjadi momen krusial mobilitas masyarakat.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News