Bahaya di Balik Efek Euforia Sesaat N2O pada Whip Pink

Jakarta, Rabu 04 Februari 2026-VNNMedia- Whip Pink sebenarnya adalah merek dari sebuah tabung berisi gas Dinitrogen Oksida (N2O) yang umum digunakan dalam industri kuliner (sebagai pengembang whipped cream pada kopi atau kue) dan dunia medis (sebagai anestesi ringan)

Penyalahgunaan gas ini sebagai alat rekreasi (sering disebut gas tertawa atau laughing gas) yang dapat menimbulkan efek gembira sesaat, karena cara kerjanya yang memengaruhi sistem saraf pusat secara instan

Ketika gas ini dihirup, zat tersebut merangsang pelepasan dopamin dalam jumlah besar di otak, yang memicu perasaan euforia, relaksasi, dan keinginan untuk tertawa tanpa alasan yang jelas sehingga sering dijuluki sebagai “gas tertawa”

Namun, di balik sensasi melayang tersebut, gas dinitrogen oksida bekerja dengan cara mendesak pasokan oksigen ke otak, yang secara teknis menyebabkan kondisi hipoksia ringan, yaitu keadaan di mana jaringan tubuh mengalami penurunan pasokan oksigen di bawah batas normal, namun belum mencapai tahap gagal organ yang mengancam nyawa secara instan

Perasaan pusing dan melayang yang dialami sebenarnya merupakan sinyal awal bahwa otak sedang mengalami tekanan akibat kekurangan oksigen yang bisa berakibat fatal jika dilakukan terus-menerus.

Penggunaan yang tidak sesuai peruntukannya ini sangat berisiko karena dapat menyebabkan degradasi Vitamin B12 dalam tubuh secara permanen, yang berujung pada kerusakan saraf, gangguan motorik, hingga kelumpuhan

Selain itu, paparan berlebihan dalam waktu singkat dapat memicu henti jantung atau kehilangan kesadaran seketika yang membahayakan nyawa

Meskipun produk ini mudah ditemukan untuk keperluan kuliner, kesadaran akan bahaya penyalahgunaannya sangat krusial mengingat dampak jangka panjangnya yang merusak fungsi organ vital dan stabilitas mental penggunanya

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News