
SURABAYA, 16 SEPTEMBER 2025 – VNNMedia – Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang memfinalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Proses pembahasan yang berlangsung di Ruang Utama Bappeda Jatim, Senin (15/9/2025) dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono.
Dalam arahannya, Adhy menekankan bahwa APBD tahun depan akan lebih difokuskan pada program-program unggulan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pergeseran dari pola hibah menuju program prioritas diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pemerintah sekaligus kesejahteraan warga.
“Yang menjadi fokus kita adalah program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak lagi sekadar mengalokasikan anggaran untuk hibah, melainkan diarahkan ke program unggulan yang lebih berdampak,” jelas Adhy.
Adhy juga mengingatkan agar penyusunan anggaran dilakukan lebih efisien, terutama pada belanja operasional, perjalanan dinas, hingga kegiatan seremonial. Ia menilai anggaran seharusnya difokuskan pada kebutuhan yang benar-benar mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran hibah. Untuk itu, Pemprov Jatim akan mengoptimalkan aplikasi ABAH JATIM yang terintegrasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), sehingga proses verifikasi penerima dapat berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.
“Kita tidak boleh ada perbedaan pemahaman dalam pelaksanaan agar sesuai dengan aturan dan benar-benar bermanfaat,” tegasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News