Air Mancur dan Musik Akustik Kini Hadir di Balai Kota Surabaya

SURABAYA, 27 JANUARI 2026 – VNNMedia – Halaman Balai Kota Surabaya kembali menjadi magnet warga setiap akhir pekan. Ruang terbuka hijau yang ikonik di jantung Kota Pahlawan itu kembali dipadati keluarga yang ingin menikmati suasana santai, terutama pada malam hari.

Anak-anak tampak antusias bermain dan mengamati burung-burung di sangkar besar, ditemani suara gemericik air kolam ikan yang menenangkan. Suasana semakin hangat dengan kehadiran Festival UMKM serta alunan musik akustik, menjadikan Taman Surya sebagai tempat favorit untuk melepas penat dari rutinitas kota.

Setelah sempat berhenti sementara akibat revitalisasi dan padatnya agenda kegiatan, air mancur Taman Surya kini kembali beroperasi. Kehadirannya menambah semarak suasana malam akhir pekan di kawasan Balai Kota Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Heri Purwadi, menjelaskan bahwa penghentian air mancur dilakukan untuk proses pembersihan dan perbaikan kolam.

“Pembersihan kolam dilakukan sejak Selasa, 20 Januari dan rampung pada Jumat, 23 Januari. Setelah itu dibutuhkan waktu sekitar dua hari untuk pengisian air, sehingga air mancur baru bisa kembali beroperasi pada Minggu pagi, 25 Januari,” ujar Heri.

Sementara itu, penampilan musik akustik sempat ditiadakan pada Sabtu (24/1) karena area Taman Surya digunakan untuk persiapan kegiatan olahraga yang digelar keesokan harinya. Meski demikian, Heri memastikan saat ini seluruh fasilitas sudah kembali normal dan siap dinikmati masyarakat.

“Sekarang air mancur dan musik akustik sudah kembali hadir untuk warga Surabaya yang ingin menikmati suasana malam di Taman Surya,” katanya.

Heri menambahkan, musik akustik dan Festival UMKM akan terus digelar secara rutin setiap akhir pekan, mulai Jumat hingga Minggu. Warga pun diajak memanfaatkan ruang publik tersebut sebagai tempat berkumpul bersama keluarga.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos. Ia menjelaskan bahwa Balai Kota kerap digunakan untuk berbagai kegiatan, sehingga pengaturan jadwal membutuhkan koordinasi lintas pihak.

“Live musik tetap berlangsung pada Jumat dan Minggu malam. Namun pada Sabtu malam lalu, pertunjukan tidak bisa digelar karena pengecekan sound untuk acara olahraga. Setelah kegiatan selesai dan panggung dibongkar, live music kembali tampil,” jelasnya.

Disbudporapar Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dikeluhkan warga di media sosial. Ke depan, koordinasi antarpihak akan diperkuat agar jadwal hiburan lebih tertata.

Live musik di Taman Surya biasanya dimulai pukul 17.00 WIB, jeda saat salat Magrib, lalu berlanjut hingga 21.00 WIB. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya menjadikan Balai Kota sebagai ruang publik ramah keluarga yang aktif dan inklusif.

“Kami mengundang warga Surabaya untuk datang bersama keluarga, menikmati suasana Balai Kota, musik akustik, dan Festival UMKM. Kami juga terbuka terhadap saran dan masukan agar Balai Kota tetap nyaman dan membanggakan,” pungkasnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News