
Tokyo, Rabu 08 April 2026-VNNMedia- Institut Keamanan Kesehatan Jepang melaporkan lonjakan kasus campak dengan laju tercepat sejak tahun 2020
Hingga 29 Maret, tercatat ada 30 kasus baru dalam satu pekan, yang membawa total akumulasi kasus tahun ini menjadi 197 orang. Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan hingga 3,4 kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu
Meskipun Jepang sebelumnya telah dinyatakan bebas campak, virus ini kembali menyebar melalui penularan dari luar negeri. Sekitar 14% atau 28 pasien diketahui terinfeksi saat berada di negara lain, termasuk Indonesia dan Selandia Baru. Pasien yang tidak memiliki riwayat perjalanan luar negeri diyakini tertular dari virus yang dibawa masuk oleh para pelancong tersebut.
Campak merupakan penyakit yang sangat menular melalui udara, percikan air, maupun kontak langsung. Gejala yang umum ditemukan meliputi demam, batuk, dan ruam, namun pada kondisi serius dapat menyebabkan kematian.
Menanggapi situasi ini, Kementerian Kesehatan Jepang mendesak warga yang baru kembali dari luar negeri untuk meningkatkan kewaspadaan. Para pelancong yang berencana bepergian ke daerah dengan tingkat kasus tinggi diminta segera memeriksa catatan vaksinasi mereka
Selain itu, pemerintah Jepang sangat merekomendasikan agar anak-anak segera mendapatkan vaksinasi sebagai langkah perlindungan utama
sumber: NHK News
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News