
Dubai, Minggu 22 Februari 2026-VNNMedia- Penampilan resmi perdana G-Dragon di Timur Tengah dalam acara “Krazy Super Concert” berakhir dengan kekecewaan bagi banyak pihak. Konser yang digelar di Dubai Media City Amphitheater pada Selasa lalu ini dibayangi oleh manajemen acara yang dinilai kurang berpengalaman dan perencanaan yang dipertanyakan oleh pihak penyelenggara, Pu1se Events
Sejumlah pengamat industri dan promotor lokal menyoroti bahwa akar masalah berasal dari jadwal yang sangat terburu-buru. Pengumuman konser dilakukan kurang dari satu bulan sebelum hari pelaksanaan, yang ironisnya jatuh pada hari kerja serta bertepatan dengan hari pertama bulan suci Ramadan. Lokasi acara pun dianggap kurang tepat bagi pertunjukan K-pop berskala besar dan lebih cocok untuk konser grup band
Keluhan juga datang langsung dari para penonton di media sosial. Pemegang tiket VIP melaporkan bahwa hak masuk lebih awal yang dijanjikan tidak terpenuhi; mereka baru diizinkan masuk hanya 10 menit sebelum pertunjukan dimulai. Selain itu, susunan artis yang menampilkan G-Dragon, Jay Park, serta bintang tamu seperti Kun dan Kim Jong-kook dinilai kurang terintegrasi dengan baik
Seorang pejabat industri menyebutkan bahwa insiden ini mencerminkan kurangnya pemahaman penyelenggara terhadap budaya penggemar K-pop. Pu1se Events, meski berpengalaman di wilayah lain, dianggap gagal melakukan koordinasi dengan ahli lokal di Timur Tengah. Hal ini menyebabkan terjadinya miskomunikasi terkait janji fasilitas bagi penggemar hingga penanganan sesi uji suara (soundcheck) yang buruk
Kasus di Dubai ini menambah daftar panjang konser K-pop yang bermasalah di Uni Emirat Arab, menyusul kejadian serupa pada “Dream Concert Abu Dhabi” November lalu. Para ahli memperingatkan bahwa tanpa keahlian lokal yang memadai dan perhitungan waktu yang tepat, upaya membawa bintang besar ke wilayah tersebut justru berisiko merusak citra artis dan mengecewakan basis penggemar global
sumber: The Korea Herald
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News