Meta Tutup Messenger, Akses Dialihkan ke Facebook Per April 2026

Menlo Park, Jumat 20 Februari 2026-VNNMedia- Situs messenger.com resmi ditutup Meta per April 2026, seperti dilaporkan media teknologi TechCrunch pada hari Jumat (20/2)

Pengguna messenger di desktop akan langsung dialihkan ke situs Facebook, sementara jika tidak punya akun medsos tersebut, maka aplikasi perpesanan itu hanya dapat diakses melalui telepon seluler

Meta menjelaskan jika history obrolan sebelumnya tidak akan hilang atau terhapus, dan bisa dipulihkan dengan menggunakan PIN. Jika lupa PIN, pengguna bisa melakukan pengaturan ulang (reset)

Sebelumnya, Meta telah menghentikan aplikasi messenger versi desktop pada sistem operasi Windows dan Mac, yang mana saat itu perusahaan juga mengarahkan pengguna untuk mengaksesnya melalui fitur messenger di Facebook

Keputusan itu membuat sejumlah pengguna kecewa. Melalui media sosial sebagian dari mereka menilai Meta memaksakan pengguna mengandalkan Facebook untuk memulai obrolan

Beberapa analis teknologi mengatakan bahwa konsolidari platform yang dilakukan Meta adalah sebagai upaya untuk menekan biaya operasional dengan mengurangi jumlah platform yang harus dikelola secara terpisah

Sebagai informasi, Messenger (sebelumnya Facebook Messenger) berawal dari fitur Facebook Chat pada tahun 2008 sebelum akhirnya diluncurkan sebagai aplikasi mandiri untuk iOS dan Android pada 9 Agustus 2011. Sejak tahun 2014, Meta mewajibkan pengguna seluler untuk mengunduh aplikasi ini secara terpisah guna memisahkan fungsi jejaring sosial dengan komunikasi instan

Dalam hal basis pengguna, Messenger saat ini memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu dari tiga besar aplikasi pesan instan global bersama dengan WhatsApp dan WeChat

Di wilayah Amerika Utara, Messenger masih mendominasi sebagai alat komunikasi utama, sementara di pasar global lainnya ia menjadi pelengkap ekosistem Meta bagi pengguna Facebook dan Instagram

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News