Lula Kamal Masuk Jajaran Dewan Pengawas BPJS Kesehatan

Jakarta, Jumat 20 Februari 2026-VNNMedia- Dokter selebriti Lula Kamal masuk dalam jajaran Dewan Pengawas BPJS Kesehatan. Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan.

Lula Kamal yang mewakili unsur tokoh masyarakat bergabung dengan enam orang lainnya yaitu Stevanus Adrianto Passat (unsur pekerja), Murti Utami Adyanto (unsur pemerintah), Rukijo (unsur pemerintah), Afif Johan (unsur pekerja), Paulus Agung Pambudhi (unsur pemberi kerja), Sunarto (unsur pemberi kerja)

Pengangkatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011  tentang BPJS, dimana pada Pasal 21 dalam beleid tersebut , disebutkan bahwa anggota Dewan Pengawas menjabat selama lima tahun dan dapat diusulkan kembali untuk satu kali masa jabatan berikutnya

Sebelumnya jajaran Dewan Pengawas telah terlebih dahulu melalui proses fit and proper test oleh Komisi IX DPR RI dan kemudian disahkan dalam Rapat Paripurna  yang dipimpin Wakil Ketua DPR Saan Mustopa pada tanggal 10 Februari 2026

Adapun tugas Dewan Pengawas mencakup pengawasan terhadap kebijakan dan kinerja direksi, pengelolaan Dana Jaminan Sosial, hingga memberikan saran strategis untuk meningkatkan kualitas layanan bagi peserta BPJS

Profil Lula Kamal

Lula Kamal yang lahir pada lahir pada 10 April 1970, merupakan seorang dokter umum, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti. Ia kemudian melanjutkan jenjang pendidikan S2 di King’s College London, Inggris, dan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dengan spesialisasi di bidang rehabilitasi narkoba dan adiksi

Karir keartisannya dimulai setelah ia menjadi pemenang None Jakarta tahun 1990. Ia dikenal luas sebagai pembawa acara di berbagai program televisi bertema kesehatan seperti “Kata Dokter” dan “Go Healthy”, serta pernah merambah dunia akting melalui film layar lebar seperti “Berbagi Suami” dan “My Idiot Brother”. Selain itu, ia juga aktif sebagai penyiar radio dan aktivis sosial

Ia populer karena citranya sebagai dokter selebriti yang mampu mengomunikasikan isu-isu kesehatan masyarakat secara sederhana dan menarik. Namanya juga sangat identik dengan gerakan anti-narkoba dan berbagai kampanye gaya hidup sehat di Indonesia, yang membuatnya menjadi sosok publik figur yang dianggap cerdas dan berwawasan luas

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News