Transformasi Besar Hybe America: Big Machine Berganti Nama Menjadi Blue Highway Records dengan CEO Baru Jake Basden

Los Angeles, Kamis 19 Februari 2026-VNNMedia- Big Machine Label Group, sebuah label di bawah naungan Hybe America, telah berganti nama menjadi Blue Highway Records dan menunjuk veteran industri Jake Basden sebagai CEO barunya, demikian pernyataan perusahaan tersebut pada hari Selasa.

Blue Highway Records akan mempertahankan aset, perjanjian distribusi, dan daftar artis BMLG. Label ini mewakili artis-artis country papan atas, termasuk Thomas Rhett, Brett Young, Justin Moore, Carly Pearce, dan Preston Cooper, serta mengawasi distribusi untuk Riley Green, The Band Perry, dan Greylan James melalui Nashville Harbor Records & Entertainment. The Valory Music Co. akan diintegrasikan ke dalam Blue Highway Records, sementara divisi penerbitan Big Machine Music akan tetap berada di bawah Hybe America

Jake Basden menyatakan bahwa musik country dan musik akar Amerika berada di titik yang sangat dinamis. Ia merasa tidak ada tempat yang lebih baik untuk mendefinisikan masa depan musik ini selain Blue Highway. Dengan kekuatan dan sinergi global Hybe, ia percaya tidak ada batasan untuk apa yang dapat diciptakan dan berharap dapat bekerja sama dengan artis saat ini maupun masa depan untuk menghadirkan proyek yang berbicara tentang jati diri manusia.

Basden memiliki pengalaman luas di bidang musik, film, televisi, dan hiburan langsung. Sebelumnya, ia menjabat sebagai presiden Sandbox Management yang berbasis di Nashville dan telah bekerja sama erat dengan artis global termasuk Kacey Musgraves, Brandi Carlile, Kate Hudson, dan Kelsea Ballerini. Sebelum itu, ia menjabat sebagai wakil presiden senior bidang publisitas di BMLG, berkolaborasi dengan tokoh besar seperti Taylor Swift, Sheryl Crow, Tim McGraw, dan Steven Tyler

Isaac Lee, ketua dan CEO Hybe America, menegaskan bahwa memilih pemimpin yang memprioritaskan seniman adalah hal krusial dalam transisi ini. Menurutnya, sejarah panjang Jake dalam pengabdian kepada para seniman serta akar yang kuat di Nashville menjadikannya kandidat ideal untuk membawa label ini sukses di era digital

Perubahan ini terjadi setelah Scott Borchetta, yang sebelumnya memimpin BMLG, meninggalkan perusahaan dan memperoleh kembali nama merek Big Machine Records dari Hybe America

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News