
Jakarta, Sabtu 14 Februari 2026-VNNMedia- Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim telah menyerap hampir 10% dari total anggaran yang diterimanya sampai dengan pertengahan bulan Februari
Diungkap Kepala BGN Dadan Hindayana, hal tersebut merupakan capaian besar lembaga yang dipimpinnya dalam penyerapan anggaran pemerintah, yang belum pernah terjadi di kementerian maupun instansi pemerintah lainnya
“Belum pernah ada sepanjang sejarah republik, ada sebuah kementerian atau lembaga yang sudah mencairkan Rp32,1 triliun dalam waktu 1,5 bulan,” kata Dadan saat hadir di Economy Outlook 2026 pada hari Jumat (13/2)
Ia kemudian menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut 90%-nya diperkirakan telah beredar di masyarakat melalui program pemenuhan gizi. “Kalau kita lihat proyeksi uang beredar saat ini, dalam 1,5 bulan itu sudah sekitar Rp29 triliun yang menyebar merata di berbagai provinsi,” tuturnya
Dadan menjelaskan jika pendistribusian dana tersebut dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di berbagai daerah, dengan rata-rata pengelolaan mencapai Rp1 miliar per bulan guna memenuhi gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Sebagai informasi, untuk Tahun Anggaran (TA) 2026, BGN mendapat alokasi dana dari pemerintah sebesar Rp355 triliun yang terdiri atas alokasi anggaran Rp268 triliun plus dana cadangan Rp67 triliun, dimana 93% nya disalurkan melalui KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) untuk mendukung operasional SPPG
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News