Seniman Ernest Zacharevic Gugat AirAsia Langgar Hak Cipta

Kuala Lumpur, Jumat 13 Februari 2026-VNNMedia- Seorang seniman yang berbasis di Malaysia, Ernest Zacharevic, telah mengajukan gugatan hukum terhadap maskapai penerbangan bertarif rendah AirAsia dan perusahaan induknya, Capital A Berhad

Gugatan ini dilayangkan atas dugaan penggunaan desain karya seninya pada badan pesawat tanpa izin. Seniman kelahiran Lithuania tersebut mengklaim bahwa mural jalanan ikonik miliknya yang dibuat tahun 2012, Kids on Bicycle, telah direproduksi dan dipajang sebagai bagian dari corak pesawat maskapai tersebut pada akhir tahun 2024

Zacharevic menyatakan bahwa penggunaan karya tersebut dilakukan tanpa persetujuan, otorisasi, maupun perjanjian lisensi darinya. Ia baru menyadari keberadaan corak pesawat tersebut pada Oktober 2024 saat melihatnya langsung di bandara

Meskipun corak tersebut kabarnya telah dihapus setelah ia menyampaikan keberatan secara terbuka di media sosial, sang seniman merasa tindakan tersebut tetap merupakan pelanggaran hak cipta dan hak moral yang disengaja

Mural Kids on Bicycle sendiri merupakan karya fenomenal di distrik bersejarah George Town, Penang, yang menggambarkan dua anak tertawa di atas sepeda sungguhan. Zacharevic menegaskan bahwa karyanya adalah ciptaan artistik yang khas dan hasil dari profesionalisme bertahun-tahun, sehingga ia menolak jika penggunaan tersebut hanya dianggap sebagai referensi budaya atau geografis belaka

Dalam dokumen pengadilan, terungkap bahwa Zacharevic sebenarnya pernah melakukan diskusi dengan AirAsia pada tahun 2017 mengenai tawaran pembuatan karya seni untuk jet dan kantor maskapai. Hal ini memperkuat klaimnya bahwa pihak maskapai sudah mengetahui tarif kerja dan prosedur bisnisnya. Selain pada pesawat, ia juga menuduh AirAsia menggunakan karyanya pada tas pengiriman layanan makanan mereka tanpa izin.

Hingga saat ini, AirAsia yang merupakan maskapai berbiaya rendah terbesar di Asia belum memberikan komentar resmi terkait gugatan tersebut. Zacharevic menyatakan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai jumlah kompensasi kepada pihak pengadilan setelah upaya negosiasi antara kedua belah pihak sebelumnya gagal mencapai kesepakatan

sumber: bbc

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News