
Jakarta, Kamis 12 Februari 2026-VNNMedia- Sebanyak Rp58 triliun dialokasikan pemerintah untuk mendukung program 3 juta rumah di tahun ini
Menurut Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP), Maruarar Sirait (Ara), anggaran tersebut diperuntukkan untuk mendukung sejumlah program pemerintah terkait penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
“Untuk Tahun Anggaran 2026, pemerintah menetapkan prioritas APBN sektor perumahan pada FLPP, BSPS, PPN DTP rumah komersial, dan Kredit Program Perumahan (KPP) dengan dukungan anggaran Rp58 triliun,” jelas Ara dalam sebuah pernyataan resmi pada hari Rabu (11/2)
Lebih lanjut Ara menjelaskan jika nilai Rp58 triliunan akan disalurkan untuk membiayai sekitar 790.000 unit rumah di tahun 2026 melalui melalui program-program perumahan tersebut di atas. Terkait renovasi rumah melalui program BSPS (Bantuan Stimultan Perumahah Swadaya) akan dimulai pada akhir bulan Maret 2026
Dalam pernyataannya, Ara juga menyinggung capaian tahun 2025, diantaranya realisasi anggaran (96,21%) yang mendapat nilai kinerja 100% dari Kemenkeu, penyaluran KPR rumah subsidi hingga 278.865 unit-terbesar sepanjang sejarah-, pembangunan dan perbaikan 9.701 unit rumah melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), serta penyaluran KUR Perumahan yang mencapai Rp5,4 triliun
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News