
SURABAYA, 11 FEBRUARI 2026 – VNNMedia – Kabar duka menyelimuti DPRD Kota Surabaya. Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026) pukul 20.36 WIB di RS MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta.
Politisi PDI Perjuangan tersebut wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat kanker hati.
Istri almarhum, Lusia Yektihandayani, dalam pernyataan singkatnya memohon doa untuk mendiang suaminya.
“Telah berpulang dalam dekapan Roh Kudus, Dominikus Adi Sutarwijono, hari Selasa, 10 Februari 2026, pukul 20.36 WIB, di RS MRCCC Jakarta. Mohon doa untuk ketenteraman arwah beliau,” ujar Lusia, dikutip dari radarsurabaya.co.id.
Sementara itu, Ketua Fraksi DPC PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, menyampaikan bahwa jenazah almarhum akan diberangkatkan dari Jakarta menuju Surabaya pada Rabu siang.
“Setibanya di Surabaya, jenazah akan disemayamkan di Grand Heaven Surabaya. Rencana pemakaman akan dilaksanakan pada Kamis di Taman Makam Keputih, Surabaya,” kata Budi Leksono.
Adi Sutarwijono dikenal sebagai figur sentral di DPRD Surabaya. Selama menjabat sebagai Ketua DPRD, ia aktif mengawal pembahasan kebijakan strategis daerah, khususnya terkait anggaran dan pembangunan berkelanjutan, serta mendorong sinergi antara legislatif dan Pemerintah Kota Surabaya.
Dalam berbagai forum, Adi kerap menekankan pentingnya gotong royong, transparansi anggaran, dan peran DPRD sebagai jembatan aspirasi masyarakat. Salah satu perannya yang menonjol adalah saat pembahasan dan pengesahan APBD Surabaya 2023, di mana ia menegaskan fungsi DPRD sebagai mitra kritis pemerintah daerah.
Informasi wafatnya Ketua DPRD Surabaya ini langsung memicu gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari politisi lintas partai hingga jajaran Pemerintah Kota Surabaya. Sejumlah tokoh diperkirakan akan menyampaikan pernyataan resmi dalam waktu dekat.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News