
Canberra, Selasa 10 Februari 2026-VNNMedia- Pihak kepolisian Australia membela tindakan tegas mereka saat bentrok dengan pengunjuk rasa pro-Palestina di Sydney pada Senin (9/2) malam waktu setempat
Meski rekaman video menunjukkan petugas memukul demonstran dan menyeret pria yang sedang berdoa, Komisaris Polisi NSW menyatakan bahwa aparat telah menunjukkan pengendalian diri yang luar biasa dalam menghadapi massa yang mencapai ribuan orang. Dalam insiden ini, 27 orang ditangkap dan 10 petugas dilaporkan mengalami serangan
Kericuhan dipicu oleh pembatasan akses demonstrasi selama kunjungan Presiden Israel, Isaac Herzog. Ketegangan memuncak ketika polisi menggunakan semprotan merica untuk membubarkan massa yang mencoba melakukan pawai
Perdana Menteri NSW, Chris Minns, membela respons polisi dengan menyebut mereka berada dalam situasi yang mustahil, sementara Perdana Menteri Anthony Albanese menyayangkan kekerasan tersebut namun tetap mendukung keputusan mengundang Herzog
Di sisi lain, kecaman datang dari kelompok hak asasi, Dewan Imam Nasional, dan anggota parlemen Abigail Boyd yang mengaku turut menjadi korban kekerasan petugas
Pihak penyelenggara unjuk rasa menegaskan bahwa kekerasan ini bisa dihindari jika hak mereka untuk berparade tidak dibatasi. Mereka kini menuntut penyelidikan atas penggunaan kekuatan berlebih dan mendesak pembatalan dakwaan bagi para demonstran
sumber: bbc
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News