NumoFest Dorong UMKM Adopsi QRIS TAP

JAKARTA, 4 FEBRURARI 2026 – VNNMedia – Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) menjadi ajang strategis untuk mendorong percepatan digitalisasi transaksi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Utamanya melalui adopsi sistem pembayaran non-tunai QRIS TAP.

Festival ini memasuki pekan terakhir dan ditutup di dua kota, yakni Ciputra World Surabaya dan Summarecon Mall Bekasi.

Sepanjang penyelenggaraan sejak 16 Januari hingga 1 Februari 2026, NumoFest digelar di sembilan kota besar Indonesia, meliputi Makassar, Bandung, Tangerang, Jakarta, Solo, Palembang, Banjarmasin, Bekasi, dan Surabaya.

Lebih dari 300 pelaku UMKM terlibat dalam ajang ini, dengan konsep kreativitas dan inovasi yang menempatkan pembayaran digital sebagai bagian dari transformasi bisnis.

Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin menilai, digitalisasi transaksi menjadi kebutuhan mendesak bagi UMKM di tengah perubahan perilaku konsumen. Menurutnya, integritas dan kepercayaan dalam berbisnis harus berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi pembayaran digital yang aman dan transparan.

“UMKM perempuan di Jawa Timur menunjukkan transisi yang kuat dalam mengadopsi teknologi pembayaran digital. Ketika amanah dalam berbisnis dipadukan dengan kemudahan transaksi digital, maka akan terbentuk ekosistem usaha yang berkelanjutan dan dipercaya pasar global,” ujarnya.

Sementara itu, rangkaian penutupan NumoFest di Bekasi digelar di Main Atrium Summarecon Mall Bekasi pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026. Acara tersebut ditutup secara resmi oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.

Dalam sambutannya, ia menegaskan peran industri kreatif, khususnya fashion, sebagai penggerak ekonomi daerah yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Festival ini menunjukkan bagaimana kekayaan budaya Nusantara dapat diterjemahkan menjadi produk fashion yang modern, berdaya saing, dan bernilai ekonomi tinggi,” kata Tri.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bekasi dan PT Netzme Kreasi Indonesia sebagai langkah penguatan ekosistem pembayaran digital bagi pelaku UMKM, terutama di sektor fashion dan industri kreatif.

CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky Ganda Saputra, mengatakan NumoFest diharapkan menjadi sarana edukasi dan sosialisasi yang efektif untuk mendorong UMKM beralih ke transaksi non-tunai. Menurutnya, penggunaan QRIS TAP dapat meningkatkan efisiensi, keamanan, serta kepercayaan konsumen.

“Melalui NumoFest, kami ingin mendorong terbentuknya tren positif di kalangan pelaku usaha untuk mengadopsi pembayaran digital sebagai bagian dari gaya transaksi modern,” ujarnya.

Selain pameran produk fashion, kuliner, dan aksesoris muslimah, NumoFest juga menghadirkan edukasi literasi keuangan bagi UMKM, termasuk pemanfaatan QRIS TAP, keamanan transaksi digital, serta digitalisasi usaha melalui sistem point of sales (POS). Selama pameran, merchant UMKM dibekali QRIS Soundbox Syariah dan aplikasi POS untuk mendukung kelancaran transaksi.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News