
JEMBER, 26 Januari 2026 – VNNMedia – Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu (25/1/2026) malam, dipenuhi suasana hangat dan penuh keakraban. Acara lepas sambut Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember berlangsung khidmat, sarat emosi, dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat vertikal, tokoh masyarakat, serta keluarga besar TNI dan Polri.
Letkol Arm Indra Andriansyah yang mengakhiri masa tugasnya sebagai Dandim Jember mengawali sambutan dengan reflektif. Ia mengungkapkan bahwa satu tahun tiga bulan masa pengabdian di Jember terasa berjalan begitu cepat. Indra menyebut Jember sebagai kabupaten yang luas dengan masyarakat yang hangat dan ramah. Ia mengaku merasa diterima dengan sangat baik sejak awal bertugas.
“Kami merasakan kehangatan masyarakat Jember yang luar biasa. Kami benar-benar merasa diterima di sini,” katanya.
Bagi Indra, Jember memiliki makna personal yang mendalam. Ia mengungkapkan bahwa daerah ini menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya, baik secara karier maupun keluarga. “Jember punya peranan besar dalam hidup saya. Setelah lulus Akmil, penempatan pertama saya sebagai perwira ada di Jember. Bahkan, saya mendapatkan istri di Jember, putri dari Danyon saya saat itu,” tuturnya, disambut tepuk tangan.
Tongkat estafet kepemimpinan Kodim 0824/Jember kemudian diserahkan kepada Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, lulusan Akademi Militer 2006. Dandim baru itu mengaku tersentuh dengan sambutan hangat yang diterimanya sejak tiba di Jember.
Rifqi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program pemerintah yang tengah berjalan di Jember, khususnya dalam penguatan wilayah. “Saya berkomitmen mendukung program-program tersebut agar bisa mengharumkan Kodim Jember dan meneruskan apa yang sudah dilakukan Letkol Indra,” tegasnya.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk menyumbangkan pikiran dan tenaga demi Kabupaten Jember. “Saya siap berkontribusi untuk Jember, baik tenaga maupun pikiran,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Jember, Gus Fawait menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Letkol Arm Indra Andriansyah selama bertugas. Menurutnya, banyak capaian Kabupaten Jember lahir dari sinergi kuat Forkopimda.
“Banyak hal yang diraih Jember hari ini tidak bisa dilakukan sendiri. Semua itu karena kerja sama yang erat, salah satunya bersama Dandim,” kata Bupati.
Ia mengenang masa-masa sulit yang dihadapi bersama, termasuk saat terjadi kelangkaan BBM. “Walaupun itu bukan tanggung jawab kita, kami bersama Kapolres dan Dandim pasang badan. Jember bahkan menjadi daerah tercepat secara nasional dalam mengatasi kelangkaan BBM,” ungkapnya.
Bupati juga menyinggung prestasi Jember yang mewakili Jawa Timur dalam ajang penghargaan di Mabesad Jakarta. “Yang mewakili Jawa Timur saat itu adalah Kabupaten Jember, dengan Dandimnya Pak Indra,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan pesan kepada Dandim lama dan Dandim baru. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang luar biasa. Selamat jalan, insyaallah kita bertemu di level yang lebih tinggi. Dan selamat datang Dandim baru, saya siap berkolaborasi menyukseskan program Presiden,” katanya.
Acara semakin mengharukan saat ditayangkan memoar perjalanan hidup kedua perwira menengah tersebut, sejak masa muda hingga mencapai jabatan strategis saat ini. Tayangan itu menjadi penutup manis sebuah malam yang akan menjadi simbol kesinambungan pengabdian dan harapan baru bagi Kabupaten Jember.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia