Kunjugan Wisman ke Taman Kuno Angkor Kamboja Turun Karena Penipuan Daring dan Konflik Perbatasan dengan Thailand

Phnom Penh, Senin 05 Januari 2026-VNNMedia- Perusahaan milik pemerintah Kamboja, Angkor Enterprise, melaporkan pada hari Minggu (4/1), bahwa jumlah kunjungan wisatawan manca negara (wisman) ke Taman Kuno Angkor, sepanjang tahun 2025 mencapai 955.131 orang yang berasal dari 197 negara dan kawasan

Angka tersebut turun 6,7% dibanding tahun 2024 yang mencapai sekitar 1.023.720 orang. Secara pendapatan kotor juga mengalami penurunan 6,5% menjadi US$44,7 juta dibanding tahun sebelumnya

Menurut Kepala Pasific Asia Travel Association cabang Kamboja, Thourn Sinan, secara keseluruhan terjadi penurunan kunjungan wisman ke Kamboja sepanjang tahun 2025. Penurunan tersebut disebabkan oleh maraknya penipuan daring yang terus berlanjut serta konflik perbatasan dengan Thailand yang baru-baru ini terjadi, melansir Antara

“Tahun 2025 merupakan tahun yang sulit bagi sektor pariwisata Kamboja. Ini akan tetap menjadi tantangan bagi sektor pariwisata pada 2026 jika kita tidak memberantas penipuan daring,” jelasnya

Taman Kuno Angkor, Destinasi Wisata Ikonik Kamboja

Taman Kuno Angkor merupakan pusat pariwisata utama Kamboja yang secara konsisten menjadi destinasi paling ramai dikunjungi oleh wisatawan mancanegara

Destinasi wisata paling tersohor di Kamboja itu, dibangun secara bertahap selama masa keemasan Kekaisaran Khmer, dimulai dari abad ke-9 hingga abad ke-15. Situs paling ikonik di dalamnya, Candi Angkor Wat, dibangun secara khusus pada paruh pertama abad ke-12 (sekitar tahun 1113–1150) oleh Raja Suryavarman II

Kompleks arkeologi yang sangat luas ini berisi ratusan candi dan struktur bangunan kuno. Pada awalnya, situs ini dibangun sebagai kuil Hindu yang didedikasikan untuk Dewa Wisnu, namun secara bertahap berubah menjadi pusat ibadah agama Buddha pada akhir abad ke-12

Seluruh elemen di dalam taman kuno ini dirancang secara simbolis sebagai representasi Gunung Meru, yang dalam kosmologi Hindu-Buddha dianggap sebagai pusat alam semesta

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News