
New York City, Rabu 24 September 2025-VNNMedia- Raja Yordania Abdullah II secara tegas menolak dan mengecam pemerintah Israel atas usulannya terkait “Israel Raya”
Dalam Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York, Raja Abdullah menegaskan bahwa konsep “Israel Raya” hanya bisa diwujudkan dengan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara tetangga. “Tidak ada yang membanggakan dari tindakan semacam itu,” ujarnya pada hari Selasa (23/9)
Lebih lanjut, Abdullah juga menegaskan bahwa perang Gaza merupakan salah satu momen paling kelam dalam sejarah PBB
Diketahui Israel pada awal September meluncurkan operasi ‘Gideon Chariots 2’ yang bertujuan untuk menduduki Gaza sepenuhnya. Sedikitnya 1 juta warga Gaza masih terjebak di wilayah tersebut di tengah bombardir militer Israel
Sebelumnya, jelang pelaksanaan Sidang Majelis Umum PBB yang digelar kemarin, Komite Penyelidikan PBB melaporkan ada cukup dasar untuk menyimpulkan Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza
baca juga: PBB Tuduh Israel Lakukan Genosida, Israel: Laporan ‘Terdistorsi’
Laporan terbaru dari Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB menyimpulkan bahwa empat dari lima tindakan genosida -sesuai hukum internasional- telah terjadi sejak perang pecah pada 7 Oktober 2023
Tindakan tersebut termasuk membunuh, menyebabkan cedera serius, menciptakan kondisi yang menghancurkan, dan mencegah kelahiran
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News