
Kabul, Jumat 19 September 2025-VNNMedia- Pemerintah Afghanistan menstop layanan internet fiber optik di beberapa provinsi dengan maksud untuk mencegah perilaku asusila. Provinsi-provinsi tersebut diantaranya adalah Kunduz, Baghlan, Takhar, Badakhsan, Laghman, Kandahar dan Helmand
Keputusan yang dilaporkan oleh TOLOnews pada hari Rabu (17/9), merupakan perluasan kebijakan pemerintah yang terlebih dahulu menerapkannya pada provinsi Balkh pada hari Selasa (16/9)
Penghentian akses internet dilakukan setelah adanya dekrit dari pemimpin tertinggi pemerintah Afghanistan, Mullah Haibaitullah Akhundzada, yang menyatakan bahwa internet berbasis kabel di provinsi-provinsi tersebut harus dihentikan sepenuhnya untuk mencegah perilaku asusila, seperti dikonfirmasikan oleh pejabat dri Kunduz dan Balkh
Kebijakan tersebut mau tidak mau berimbas pada BUMN telekomunikasi milik negara, Afghan Telecom, yang menyediakan layanan internet 60 persen lebih di negara tersebut
Sebagai informasi, menurut laporan “Digital 2025: Afghanistan” dari DataReportal, pada awal tahun 2025, diperkirakan ada 13,2 juta orang yang menggunakan internet di Afghanistan
Angka ini menunjukkan tingkat penetrasi internet sekitar 30,5 persendari total populasi. Namun jumlah ini masih relatif rendah dibandingkan dengan rata-rata global, dan sebagian besar populasi masih belum memiliki akses internet
Ketersediaan dan kecepatan internet di Afghanistan sering kali menjadi masalah, terutama di daerah pedesaan
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News