
Madrid, Selasa 09 September 2025-VNNMedia- Spanyol kembali bersikap tegas terkait konflik Gaza, yang melibatkan Israel dan Palestina, yang menewaskan lebih dari 64 ribu rakyat Gaza, serta menimbulkan krisis kelaparan dan kemanusiaan di wilayah tersebut
Setelah mengakui negara Palestina pada 28 Mei 2024, pada Senin (8/9), Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan sejumlah kebijakan terkait Israel, termasuk embargo senjata
Pengumuman yang disiarkan televisi dari kediaman resminya di Palacio de la Moncloa tersebut, menyebut sejumlah langkah tegas untuk Israel, yang telah secara terbuka melakukan aksi genosida kepada penduduk Gaza
“Yang dilakukan Israel bukanlah membela diri, melainkan memusnahkan penduduk yang tak berdaya,” kata Sanchez dalam pidatonya
Adapun langkah tegas tersebut meliputi embargo senjata yang akan disahkan oleh parlemen, menutup wilayah udara dan pelabuhannya untuk pesawat pengangkut senjata ke Israel dan kapal pengangkut bahan bakar untuk militer Israel, melarang produk yang berasal dari permukiman ilegal Israel, pelarangan masuk ke Spanyol untuk para individu yang terlibat langsung dalam genosida, pelanggaran HAM, dan kejahatan perang di Gaza
Selain itu, Spanyol akan membatasi layanan konsuler hanya untuk warga Spanyol yang tinggal di wilayah pendudukan. Negara tersebut juga akan menambah jumlah pasukannya di Rafah dan membangun proyek bersama Otoritas Palestina untuk menyediakan makanan dan obat-obatan
Sanchez juga mengumumkan akan menambah pendanaan ke UNRWA, United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat), sebesar 10 juta euro (setara dengan US$11,7 juta) dan menjanjikan bantuan kemanusiaan untuk Gaza sebesar 150 juta euro (setara US$176 juta) di tahun depan
“Kami tahu langkah-langkah ini tak akan cukup untuk mengakhiri kejahatan perang (Israel), tetapi kami berharap bisa memberikan tekanan kepada PM Benjamin Netanyahu sekaligus meringankan penderitaan rakyat Palestina,” ujar Sanchez
“Spanyol sendiri tidak bisa menghentikan perang, tetapi bukan berarti kami tidak bisa berusaha,” pungkasnya
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News