
Palu, Selasa 05 Agustus 2025-VNNMedia- Badan Bank Tanah (BBT) mengumumkan bahwa telah berhasil mengelola lahan seluas 34 ribu hektar (Ha) sepanjang Januari-Juni 2025
“Sampai dengan kuartal II/2025 (mengelola) 34 ribu hektar lahan,” kata Sekretaris BBT Jarot Wahyu Wibowo
Meski baru mencapai 24 persen dari total target (140 ribu Ha), namun Jarot cukup optimis pada akhir tahun target pengelolaan lahan bisa menembus angka tersebut
“Ya, kita bisa (capai target). Memang kan proses tanah itu, proses pengelolaan tanah di Badan Bank Tanah itu kan tetap dari hasil penampungan pemerintah. Di luar itu kita juga berusaha dari beberapa sumber. Jadi alternatif sumber-sumber itu yang kemudian kita coba lakukan pendekatan termasuk (pengembangan) kawasan transportasi,” tambahnya seraya mengaku telah merumuskan sejumlah strategi agar target tercapai
Adapun terkait perolehan lahan, menurut Jarot, berasal dari proses alih fungsi lahan hingga pengelolaan tanah terlantar yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)
Sebelumnya Kepala BBT Parman Nataatmaja menjelaskan jika target tersebut dibuat dengan mengikuti tren positif kinerja pengelolaan lahan pada tahun lalu
Ia menjelaskan jika lahan seluas 140 ribu yang dibidik BBT bakal bersumber dari tanah penetapan pemerintah, yang mencakup tanah bekas hak, kawasan dan tanah terlantar tanah pelepasan kawasan hutan, tanah timbul, tanah hasil reklamasi dan lain sebagainya
Tidak hanya itu, perolehan lahan juga berasal dari pihak lain seperti lahan kelolaan pemerintah pusat, pemda hingga BUMN dan BUMD
sumber: Bisnis.com