TSA Bakal Tolak Terbang Penumpang Tanpa Real ID

Washington DC, 12 April 2025-VNNMedia- Badan Keamanan Transportasi Amerika Serikat (TSA) mengumumkan bahwa mereka akan mulai memberlakukan persyaratan identitas yang lebih ketat di bandara-bandara di seluruh AS mulai tanggal 7 Mei 2025

TSA memperingatkan bahwa penumpang yang tidak memenuhi persyaratan identifikasi baru ini dapat ditolak aksesnya untuk naik pesawat

Mulai 7 Mei, TSA tidak lagi menerima kartu identitas negara bagian yang tidak sesuai dengan standar Real ID. Aturan ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Real ID yang disetujui oleh Kongres pada tahun 2005 sebagai respons terhadap rekomendasi dari komisi 9/11 untuk menetapkan standar federal yang lebih ketat dalam penerbitan kartu identitas, seperti surat izin mengemudi. Penerapan aturan ini sebelumnya telah beberapa kali ditunda

Menurut pernyataan TSA pada tanggal 11 April, penumpang berusia 18 tahun atau lebih yang tidak memiliki paspor atau tanda pengenal lain yang memenuhi standar Real ID “dapat menghadapi penundaan, pemeriksaan tambahan, dan kemungkinan tidak diizinkan masuk ke pos pemeriksaan keamanan” mulai bulan Mei mendatang

TSA menyatakan bahwa saat ini sekitar 81 persen pelancong di pos pemeriksaan telah menunjukkan identitas yang dapat diterima, termasuk kartu identitas negara bagian yang sesuai dengan Real ID

Namun, bagi mereka yang tidak memiliki identitas yang sesuai, TSA akan terus melakukan tindakan pemeriksaan tambahan hingga dianggap tidak lagi menjadi kerentanan keamanan

Meskipun demikian, tingkat ketatnya penegakan peraturan baru ini masih belum sepenuhnya jelas. Maskapai penerbangan AS sendiri mengkhawatirkan tentang potensi penurunan permintaan akibat ketegangan tarif internasional dan ketidakpastian ekonomi

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem juga mengingatkan bahwa tanda pengenal yang sesuai dengan Real ID juga akan diperlukan untuk mengunjungi gedung-gedung federal mulai tanggal 7 Mei

TSA sebelumnya telah menunda batas waktu penegakan Real ID hingga Mei 2025 pada bulan Desember 2022. Undang-undang Real ID menetapkan standar keamanan minimum untuk penerbitan dan produksi kartu identitas

Sebagai catatan tambahan, pada tahun 2024 di bawah pemerintahan Presiden AS saat itu Joe Biden, TSA sempat menyatakan kemungkinan memberikan hingga tiga kali peringatan sebelum penumpang benar-benar dilarang terbang karena tidak memiliki identitas yang sesuai. Namun, pernyataan terbaru ini menunjukkan bahwa penegakan akan segera dimulai secara resmi

sumber; The Straits Times

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News