
Jakarta, Senin 16 Februari 2026 – VNNMedia -Kementerian Agama (Kemenag) mencatat 36.973 pendaftar mengikuti Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) Madrasah Unggulan tahun ajaran 2026/2027 hingga penutupan masa registrasi.
”Madrasah saat ini tidak lagi menjadi alternatif, tetapi sudah menjadi pilihan utama. Kepercayaan publik atau masyarakat terhadap kualitas pendidikan madrasah unggulan terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/2/2026) dilansir Antara.
Suyitno mengatakan penerapan sistem digital tahun ini menunjukkan efisiensi tinggi. Data Kemenag mengonfirmasi bahwa seluruh peserta telah menuntaskan unggah berkas daring tanpa ada dokumen yang tertinggal di status draf.
Ia melanjutkan, dari total puluhan ribu pendaftar, mayoritas siswa memilih jalur kompetisi terbuka yakni jalur tes 36.126 pendaftar dan jalur prestasi 404 pendaftar.
“Seleksi berbasis Computer Based Test (CBT) ini dilaksanakan serentak selama dua hari yaitu Sabtu-Minggu (14-15 Februari 2026) pada berbagai titik lokasi di Indonesia,” kata dia.
Suyitno menjelaskan madrasah dirancang untuk mencetak generasi yang unggul secara iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi), namun tetap kokoh dalam imtak (iman dan takwa).
Sementara itu, Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag Nyayu Khodijah menjamin seluruh proses seleksi, baik jalur prestasi maupun CBT, berjalan secara transparan melalui sistem digital terintegrasi.
“Keunggulan kompetitif madrasah terletak pada nilai tambah berupa pendidikan akhlak dan pendalaman agama yang menjadi modal kuat pembangunan bangsa,” kata dia.
Ia menyebut tingginya jumlah pendaftar tahun 2026 ini kian memperkokoh posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang seimbang antara capaian akademik dan pembentukan karakter mulia.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News